Senin, 08 April 2013

STANDAR KOMPETENSI LULUSAN

STANDAR KOMPETENSI LULUSAN
MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM QURAN HADIST
MADRASAH TSANAWIYAH
    Standar Kompetensi Lulusan untuk mata pelajaran Quran Hadits jenjang pendidikan Madrasah Tsanawiyah adalah sebagai berikut:
Memahami dan mencintai al-Qur'an dan hadis sebagai pedoman hidup umat Islam.
Meningkatkan pemahaman al-Qur'an, al-Faatihah, dan surat pendek pilihan melalui upaya penerapan cara membacanya, menangkap maknanya, memahami kandungan isinya, dan mengaitkannya dengan fenomena kehidupan.
Menghafal dan memahami makna hadis-hadis yang terkait dengan tema isi kandungan surat atau ayat sesuai dengan tingkat perkembangan anak.
SK diatas merupakan hal dan cara yang sangat baik untuk pendidikan anak didik di Madrasah Tsanawiyah, yaitu dengan Memberikan pemahaman, pembelajaran, serta hafalan bagi anak didik tentang  alquran dan hadits. Sehingga di harapkan anak didik dapat memahami dan mencintai alquran dan hadits sebagai pedomana hidup mereka yang harus dipegang teguh dimanapun dan kapanpun mereka berada.
Diusia anak didik yang masih belia memungkinkan mereka untuk lebih cepat meresap, menghafal, dan mengingat tentang apa yang telah diajarkan alquran dan hadits yang mereka dapat di sekolahan mereka masing-masing. Sehingga anak didik dapat memahami dan mengamalkan dalam kehidupan mereka sesuai dengan tuntunan dan anjuran dari alquran dan hadits. Dan diharapkan mereka dapat terhindar dari pergaulan yang pada saat-saat ini semakin bebas dan tanpa aturan.
Dengan adanya SK ini, secara tidak langsung memberikan perintah, pemahaman, dan pengertian kepada anak didik bahwa alquran dan hadist adalah merupakan tuntunan hidup, aturan hidup, serta sarana ibadah untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dan menanamkan pada diri anak didik bahwa alquran dan hadist lebih penting dari pada Koran, televise, game yang selama ini hal tersebut lebih akrab di telinga mereka.
Sebagai tambahan dan masukan, sabaiknya untuk lebih memahami alquran anak didik diharuskan menghafal setiap ayat yang berhubungan dengan mata pelajaran di Quran dan Hadist. Kemudian ditunjang dengan hafalan hadist, sehingga pemahaman anak didik lebih mendalam.
STANDAR KOMPETENSI (SK) DAN KOMPETENSI DASAR (KD)
MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM QURAN HADIST
MADRASAH TSANAWIYAH

Di dalam UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, dinyatakan bahwa pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Untuk mencapai tujuan tersebut, salah satu bidang studi yang harus dipelajari oleh peserta didik di madrasah adalah pendidikan agama Islam, yang dimaksudkan untuk membentuk peserta didik menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia.
Al-Qur'an-hadis merupakan sumber utama ajaran Islam, dalam arti ia merupakan sumber akidah-akhlak, syari’ah/fikih (ibadah, muamalah), sehingga kajiannya berada di setiap unsur mata pelajaran agama islam. Pembelajaran al-Qur'an-hadis, menekankan pada kemampuan baca tulis yang baik dan benar, memahami makna secara tekstual dan kontekstual, serta mengamalkan kandungannya dalam kehidupan sehari-hari.
Secara garis besar Standar Kompetensi (Sk) Dan Kompetensi Dasar (Kd) Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Quran Hadist Madrasah Tsanawiyah telah mengalami kemjaun dan perubahan yang sangat signifikan. Anak didik dituntut untuk bisa membaca, memahami, menghafal, dan menerapkan nilai-nilai ajaran islam yang terkandung dalam alquran dan hadist baik dalam lingkungan akademik maupun sosial masyarakat. Dengan demikian diharapkan anak didik menjadi insan yang dapat berpegang teguh dan menjadikan alquran dan hadist sebagai pedoman mereka dalam kehidupan sehari-hari.




RUANG LINGKUP DAN TUJUAN MATA PELAJARAN
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM AL-QUR`AN HADIST
   MADRASAH TSANAWIYAH
RUANG LINGKUP
Adapun ruang lingkup mata pelajaran Al-Qur'an-Hadis di Madrasah Tsanawiyah meliputi:
Membaca dan menulis yang merupakan unsur penerapan ilmu tajwid.
Hal ini sangat baik dan bagus untuk pengetahuan anak didik, selain mereka dapat memahami dan menghafal anak didik juga dapat pengetahuan tentang ilmu tajwid. Diharapkan anak didik dapat mengetahui letak kesalahan mereka dan panjang pendek bacaan ketika mereka membaca al-qur`an-hadits.
Menerjemahkan makna (tafsiran) yang merupakan pemahaman, interpretasi ayat, dan hadis dalam memperkaya khazanah intelektual.
Ketika anak didik menghafal dan memahami suatu ayat atau hadits, akan sangat membantu ketika adanya tafsiran dari ayat/hadits tersebut terlebih lagi jika disertakan dengan asbabun nuzul dan asbabul wurud dari ayat/ hadist tersebut. sehingga mereka dapat memahami lebih mendalam tentang hal tersebut. Dan menjauhkan anak didik dari prasangka dan penafsiran buta terhadap ayat/ hadist.
Menerapkan isi kandungan ayat/hadis yang merupakan unsur pengamalan nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Hal ini merupakan hal yang sangat penting dan harus dilaksanakan, karena inti dari pembelajaran, pemahaman, dan hafalan al-quran-hadits adalah penerapan isi kandungan ayat/hadis yang merupakan pegangan dan pedoman anak didik dalam kehidupan mereka sehari-hari.
TUJUAN
Mata pelajaran Al-Qur'an-Hadis MTs ini merupakan kelanjutan dan kesinambungan dengan mata pelajaran Al-Qur'an-Hadis pada jenjang MI dan MA, terutama pada penekanan kemampuan membaca al-Qur'an-hadis, pemahaman surat-surat pendek, dan mengaitkannya dengan kehidupan sehari-hari.

Adapun tujuan mata pelajaran Al-Qur'an-Hadis adalah:
Meningkatkan kecintaan siswa terhadap al-Qur'an dan hadis.
Pada era demokrasi kemajuan teknologi dari hari kehari semakin tidak dapat di bendung, kebudayaan serta tradisi yang semakin lama semakin terkikis waktu. Begitu pula dengan kecintaan anak didik terhadap alquran-hadits hanya dijadikan sebagai pajangan dan tontonan. Lebih mementingkan komputer, game, koran dan pergaulan bebas yang menjadi kebanggaan anak bangsa.  Dengan adanya pendidikan pembelajaran dan pemahaman Al-Qur'an-Hadis melalui sekolah-sekolah diharapkan dapat meningkatkan kecintaan siswa terhadap al-Qur'an dan hadist dan menjadikannya sebagai pedoman dan pegangan mereka dalam kehidupan sehari-hari. Serta menjadi insan yang beriman dan bertakwa.
Membekali siswa dengan dalil-dalil yang terdapat dalam al-Qur'an dan hadis sebagai pedoman dalam menyikapi dan menghadapi kehidupan.
Membekali siswa dengan dalil-dalil al-Qur'an dan hadis adalah merupakan hal yang sangat penting. Terlebih disertai dengan asbabun nuzul dan asbabul wurud dari keduanya. Agar anak didik tidak bingung dan rancu dalam memahami al-quran dan hadist yang menjadi pedoman dalam kehidupan mereka. Namun, sebagai masukan diharapkan dan diharuskan al-quran dan hadist yang diajarkan harus sesuai tingkatan anak didik dan untuk hadist harus jauh dari perdebatan tentang sahih atau tidaknya.
Meningkatkan kekhusyukan siswa dalam beribadah terlebih salat, dengan menerapkan hukum bacaan tajwid serta isi kandungan surat/ayat dalam surat-surat pendek yang mereka baca.
Hal ini merupakan langkah yang baik, efektif, dan efisien. Pembelajaran terhadap alquran yang secara tidak langsung menerapkan ilmu tajwid dapat membantu anak didik untuk memperlancar bacaannya, terlebih-lebih lagi pada bacaan shalat. Sehingga terhindar dari kesalahan dan menjadikan anak didik lebih mudah untuk memahami dan mempelajari tentang shalat. 





STANDAR KOMPETENSI LULUSAN
MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM QURAN HADIST
         MADRASAH ALIYAH

    Pada tingkat Madrasah Aliyah, pendidikan mata pelajaran quraan hadist berkembang dan maju sesuai dengan tingkat usia anak didik. Ketika di Madrasah Ibtidaiyah dan Madrasah Tsanawiyah pendidikan Al-Quran Hadits mempelajari tentang dasar-dasar al-quran dan hadist, yaitu membaca, memahami, dan menghafal. Kemudian pada jenjang Madrasah Aliyah, pendidikan mata pelajaran Al-Quran-Hadits mempelajari tentang isi pokok Al-quran, fungsi, ilmu pengetahuan dan teknologi, dan bukti kemurniannya, pembagian hadits ditinjau dari segi kualitas dan kuantitasnya, dan fungsi hadits terhadap alquran.
    Sesuai dengan usia dan perkembangan anak didik Madrasah Aliyah, maka materi Al-Quran-Hadits yang diterapkan dan ditetapkan oleh Depag sudah sesuai dan sangat baik bagi pengetahuan dan wawasan mereka sebagai pendalaman ajaran islam dan pegangan bagi mereka dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga anak didik tidak terjerumus pada hal-hal yang tidak diinginkan.
    Dengan usia-usia anak didik yang labil, mudah emosi, dan semangat yang bergelora akan mudah bagi anak didik terjerumus kedalam hal-hal yang negatif. Dengan adanya pembelajaran Al-Quran-Hadits diharapkan dapat membantu anak didik dalam mengontrol dan menjaga mereka dimanapun mereka berada. Menambah wawasan dan pengetahuan meraka tentang pentingnya tanggung jawab, tentang pentingnya menuntut ilmu, domokrasi, serta pngetahuan teknologi.
Menurut saya, SKL yang telah ditetapkan oleh Depag sudah tepat dan sesuai dengan tuntutan zaman. Dan diharapkan setelah anak didik selesai dari jenjang pendidikan Madrasah Aliyah, mereka memiliki wawasan dan pengetahuan tentang Al-Qur`an-Hadits serta mengamalkankannya dalam kehidupan sehari-hari. Menjadi insan yang imtaq dan imteq bagi agama, nusa, dan bangsa. Adapun StandarKompetensi Lulusan Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Quran Hadist Madrasah Aliyah adalah sebagai berikut:


“Memahami isi pokok al-Qur’an, fungsi, dan bukti-bukti kemurniannya, istilah-istilah hadis, fungsi hadis terhadap al-Qur'an, pembagian hadis ditinjau dari segi kuantitas dan kualitasnya, serta memahami dan mengamalkan ayat-ayat al-Qur'an dan hadis tentang manusia dan tanggung jawabnya di muka bumi, demokrasi serta pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi”.

STANDAR KOMPETENSI (SK) DAN KOMPETENSI DASAR (KD)
MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM QURAN HADIST
MADRASAH ALIYAH
    Standar Kompetensi (SK) dan Kompetensi Dasar (KD) untuk mata pelajaran Al-Quran Hadist tingkat Aliyah sudah sangat baik dan relevan terhadap perkembangan usia anak didik. Dengan adanya SK dan KD ini, anak didik terbantu dan tidak bingung terhadap materi ajar sehingga tidak melebar pembahasannya kearah yang lain.
    Anak didik dapat mempelajari dan memahami Al-Quran Hadist secara mendalam dan menjadikannya pedoman dalam kehidupannya sehari-hari. Kemudian anak didik dapat mengetahui tentang tokoh-tokoh para ahli Al-Quran Hadist baik itu dari mufassirin ataupun dari muhaddisin tentang pendapat dan wawasan mereka. Sehingga bida dijadikan kudwah dalam kehidupan meraka, bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Di antara Standar Kompetensi (Sk) Dan Kompetensi Dasar (Kd) Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Quran Hadist Madrasah Aliyah adalah sebagai berikut:

STANDAR KOMPETENSI    KOMPETENSI DASAR      
Memahami pengertian al-Qur'an dan bukti keotentikannya
    Menjelaskan pengertian al-Qur'an menurut para ahli
Membuktikan keotentikan al-Qur'an ditinjau dari segi keunikan redaksinya, kemukjizatannya, dan sejarahnya.
Menunjukkan prilaku orang yang meyakini kebenaran al-Qur'an
   




RUANG LINGKUP DAN TUJUAN MATA PELAJARAN
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM AL-QUR`AN HADIST
   MADRASAH ALIYAH
Tujuan

Upaya peningkatan pembelajaran al-Qur'an dan al-Hadis terus dilakukan dengan cara mempelajari, memperdalam serta memperkaya kajian al-Qur'an dan al-Hadis terutama menyangkut dasar-dasar keilmuannya sebagai persiapan untuk melanjutkan ke pendidikan yang lebih tinggi, serta memahami dan menerapkan tema-tema tentang manusia dan tanggung jawabnya di muka bumi, demokrasi serta pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam perspektif al-Qur'an dan al-Hadis sebagai persiapan untuk hidup bermasyarakat. Adapun tujuan pembelajaran Al-Qur'an-Hadis adalah:
Meningkatkan kecintaan peserta didik terhadap al-Qur'an dan hadis
Membekali peserta didik dengan dalil-dalil yang terdapat dalam al-Qur'an dan hadis sebagai pedoman dalam menyikapi dan menghadapi kehidupan
Meningkatkan pemahaman dan pengamalan isi kandungan al-Qur'an dan hadis yang dilandasi oleh dasar-dasar keilmuan tentang al-Qur'an dan hadis.
 Secara substansial, mata pelajaran Al-Qur'an-Hadis memiliki kontribusi dalam memberikan motivasi kepada peserta didik untuk mempelajari dan mempraktikkan ajaran dan nilai-nilai yang terkandung dalam al-Qur'an-hadis sebagai sumber utama ajaran Islam dan sekaligus menjadi pegangan dan pedoman hidup dalam kehidupan sehari-hari.
    Diharapkan anak didik dapat mempergunakan apa yang telah mereka peroleh dan memperaktekkannya dalam kehidupan sehari-hari yang dilandasi dengan kesadaran dan tanggung jawab yang tinggi. Tidak menjadikan alquran dan hadist sebagai pajangan namun menjadi pedoman dan bacaan setiap hari sehingga menjadikan pribadi yang kuat dan bertindak sesuai dengan tuntunan Al-Qur'an dan Hadist.


Ruang Lingkup
Ruang lingkup pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Al-Qur`An Hadist dapat dibagi dalam  dua pembahasan, yaitu:
Dasar-dasar ilmu al-Qur'an dan al-Hadis
Tema-tema yang ditinjau dari perspektif al-Qur'an dan al-hadis
Dasar-dasar ilmu al-Qur'an dan al-Hadist sangat penting dan perlu untuk dipelajari oleh anak didik, sehingga wawasan dan pengetahuan mereka semakin berkembang dan bertambah. Pengetahuan yang memberikan pengertian bahwa Al-Quran dan hadits bukan hanya sebuah lembaran-lembaran kertas yang tidak bermakna namun lembaran-lembaran yang memiliki petuah dan petunjuk yang harus mereka ikuti dan amalkan dalam kehidupan sehari-hari. Diharapkan ketika anak didik telah mempelajari dasar-dasar al-Qur'an dan al-Hadist mereka dapat faham tentang pengertian hadis, sunnah, khabar, atsar dan hadis qudsi, mengetahui bukti keotentikan al-Qur'an, isi pokok ajaran al-Qur'an dan pemahaman kandungan ayat-ayat yang terkait dengan isi pokok ajaran al-Qur'an sehingga rasa cinta dan kesukaan mereka terus bertambah terhadap Al-Quran dan hadits.
Kemudian anak didik juga diajarkan tentang kedudukan manusia adalah sebagai khalifah di bumi, mengajarkan tentang keikhlasan dalam beribadah, dan perintah untuk selalau menjaga lingkungan hidup. Dengan harapan anak didik dapat mengetahui bahwa manusia adalah sebagai pemimpin di bumi yang harus selalu menjaga kelestarian alam baik itu hayati ataupun non hayati. Sehingga alam terjaga dari pengrusakan orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

   









PERBANDINGAN
ANTARA MATA PELAJARAN AGAMA AL-QUR`AN HADIST DI MADRASAH TSANAWIYAH DAN SEKOLAH MENENGAH PERTAMA

Dari segi alokasi waktu pembelajaran Al-Quran Hadist lebih banyak di Madrasah Tsanawiyah dari pada di Sekolah Menengah Pertama.
Lebih mudah menanamkan dan mengajarkan nilai-nilai keagamaan Al-Quran Hadist di MTs dari pada di SMP dikarenakan lingkungan pergaulan anak didik di MTs mayoritas adalah agamis dan mendapat perhatian dari sekolah yang berlandaskan agama islam. Sedangkan di lingkungan SMP mayoritas anak didiknya adalah umum dan dari pihak sekolah tidak terlalu menekankan dan memperhatikan tentang kemajuan anak didik dalam bidang agama.
Materi yang disampaikan di MTs lebih banyak dan lengkap dari pada di SMP.







PERBANDINGAN
ANTARA MATA PELAJARAN AGAMA AL-QUR`AN HADIST DI MADRASAH ALIYAH DAN SEKOLAH MENENGAH ATAS

Dari segi alokasi waktu pembelajaran Al-Quran Hadist lebih banyak di Madrasah Tsanawiyah Aliyah dari pada di Sekolah Menengah Awal.
Lebih mudah menanamkan dan mengajarkan nilai-nilai keagamaan Al-Quran Hadist di MA dari pada di SMA dikarenakan lingkungan pergaulan anak didik di MA mayoritas adalah agamis dan mendapat perhatian dari sekolah yang berlandaskan agama islam. Sedangkan di lingkungan SMA mayoritas anak didiknya adalah umum dan dari pihak sekolah tidak terlalu menekankan dan memperhatikan tentang kemajuan anak didik dalam bidang agama.
3,.  Materi yang disampaikan di MA lebih banyak dan lengkap dari pada di SMA.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar